Skip to main content

Cara Mendapatkan Pasangan Ideal di zaman milenial

Zaman semakin sulit untuk mendapatkan pasangan yang sesuai, bisakah kita menemukan pasangan ideal sampai ajal menjelang?

Maraknya kasus perselingkuhan dan perceraian di layar televisi kita seakan mencerminkan bahwa kehidupan pasangan suami istri kian terancam. Siapa bilang? Itu hanyalah statement sebagian orang yang termakan berita miring di acara infotaiment kita. Buktinya masih ada tokoh kita yang bisa menjadi contoh teladan dalam menjalani biduk rumah tangga, seperti kisah romantis ilmuwan dan mantan orang nomor satu di indonesia yaitu bapak BJ habibie dengan istri tercinta almarhumah ibu ainun habibi.

Baca juga : Cara Mudah Move on Setelah Patah Hati atau diputusin Pasangan

Tapi tunggu dulu, bukan cerita romantisme ala BJ habibie yang akan saya bahas atau mengupas tuntas berita infotaiment seputar gosip kisah perceraian para selebritis. Disini sedikit saya ulas bagaimana caranya mendapat pasangan ideal sampai ajal memisahkan, setidaknya itu semboyan maupun impian setiap pasangan yang menikah bukan?

Step pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan kriteria yang tepat. Jangan hanya menilai seseorang dari pesona lahiriahnya saja tapi lihatlah lebih selektif sisi bathiniahnya atau aura kecantikan dari dalam.

Baca juga : Beberapa Kesalahan Perempuan Dalam Menjalin Hubungan

Bagi wanita, sebaiknya jangan mudah tergoda oleh kata-kata manis dan materi yang dimiliki oleh pria, cobalah anda menilai sisi baiknya seperti kesholihan, kejujuran serta kelembutan sikapnya. Jika memang anda menginginkan kehidupan yang layak baik dari segi duniawi atau ukhrowi anda perlu melihat potensi yang dimiliki oleh pria misalnya kepandaian, keuletan dalam menekuni sesuatu baik yang berhubungan dengan karir atau keahliannya. Boleh jadi, saat anda bertemu dia belum dikatakan sukses atau mapan dari segi finansial tapi di masa yang akan datang dengan potensi yang dimiliki sekarang, ia adalah bibit unggul menuju kesuksesan. Masuk akal gak ?

Sekarang giliran pria, bagi pria pesona fisik wanita selalu menarik perhatiannya karena itu hati-hati dengan cinta pada pandangan pertama. Anda harus lebih menyelami sisi pribadinya lebih dalam, jangan sampai kecantikan lahiriah membutakan segalanya. Wanita adalah aset masa depan seorang pria, karena darinya  akan lahir keturunan dan bagaimana seorang wanita mampu menciptakan ketenangan atau tidak dalam hidup berumah tangga maupun dalam mensupport suami untuk menjadi hebat di masa depan.

Baca juga : Begini Cara Cepat Agar Dilamar Pacar

Sebagai contoh kisah michelle obama istri presiden amerika, dalam sebuah cerita di salah satu layar televisi, suatu hari obama makan dengan istrinya di restoran yang terkenal dengan kelezatan menu-menunya. Tanpa diduga sang istri michelle obama ternyata kenal dengan sang pemilik restoran tersebut, melihat keakraban yang terjalin saat keduanya bertemu, sang presiden pun penasaran dan menanyakan pada istrinya, siapa dia?

Michelle pun bercerita kalau pemilik restoran tersebut adalah teman dekat atau kekasihnya dulu. Lalu obama pun bilang pada istrinya “ seandainya saja kamu menikah dengan pemilik restoran tersebut pasti kamu bisa menikmati makanan yang lezat dari restoran ini setiap hari. Dengan spontan michell menjawab “ tidak, kalau saya jadi istri dia ( pemilik restoran tersebut) akan jadi presiden”. Sekilas percakapan sederhana diatas diantara obama dengan istrinya, kita bisa melihat bahwa peran penting seorang wanita sangat di butuhkan untuk menunjang kesuksesan suami. Sebagaimana ada kata bijak yang mengatakan “ dibalik pria hebat, ada wanita yang tepat”.

Langkah selanjutnya bila kita sudah bisa melihat potensi positif tentu harus diimbangi dengan mengasah potensi diri sendiri atau cobalah bertanya pada diri sendiri sudah layakkah kita untuk bersanding dengan pria atau wanita yang menjadi dambaan atau bisa dikatakan ideal?

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar