fika novia janda cari suami siap nikah jakarta


fika novia janda cari suami siap nikah jakarta

fika novia janda cari suami siap nikah jakarta

Hallo sobat kontakjodohgratis yang udah dewasa dan siap menikah kamu sudah siap untuk berkenalan belum dengan kak fika seorang janda yang sedang mencari suami siap nikah dia tinggal di jakarta jadi kalau kamu juga berdomisili di sekitaran jakarta yuk ajak kenalan dia.

Tips Memilih Pasangan yang Tepat Sebelum Menikah

Kita bisa dengan mudah sayang, suka, bahkan jatuh cinta kepada seseorang, namun belum tentu bisa menerima dia sepenuhnya. Banyak orang yang merasa yakin dan menyanggupi janji pernikahan untuk “menerima kelebihan dan kekurangan pasangan”, namun kemudian tidak sedikit juga yang bercerai karena tidak tahan dengan kekurangan pasangannya.

Pernikahan dan perceraian bisa terjadi karena banyak hal. Percaya atau tidak, pernikahan dan perceraian yang dilakukan oleh sepasang suami istri bisa membawa dampak kepada banyak orang di sekitarnya, terutama anak-anak mereka.

Lantas bagaimana cara untuk mengurangi kesalahan dalam memilih orang yang benar-benar tepat, agar kita tidak menyesal di kemudian hari?

Ada baiknya, sebelum mengikatkan diri kepada pernikahan, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Ketahui kekurangan pasangan kamu agar kamu dapat memutuskan apakah kamu dapat menerima kekurangan tersebut atau tidak.

Umumnya, ketika sedang dalam masa awal pacaran, biasanya perasaan kita sedang berbunga-bunga sehingga kita seringkali lupa akan segalanya, terutama untuk yang baru pertama kali merasakan indahnya cinta.

Semua terasa indah, bahkan “kotoran kucing pun rasanya seperti coklat”. Awalnya kita bisa menerima kekurangan-kekurangan pasangan kita. Tapi, lama kelamaan, seiring dengan berjalannya waktu dan semakin dalamnya hubungan, kekurangannya akan menjadi semakin banyak.

Perlahan tapi pasti, perasaan semakin pudar, tatkala kekurangannya lebih mendominasi kelebihannya.

Untuk kamu yang mencari kesempurnaan dan memasang kriteria tinggi, kamu dapat mempertimbangkannya apakah dia memang cocok untuk kamu atau tidak dan apakah kamu siap dengan segala kekurangannya?

2. Beritahu kekurangan kamu kepada pasangan.

Mudah berteori, tapi pasti butuh tahap dan waktu, juga strategi. Kalau di awal sudah membongkar semua kejelekan, bisa jadi pasangan impian kamu langsung ‘jijik’ dan pergi meninggalkan kamu. Namun demikian, bukan berarti kita harus menutupi kekurangan kita, karena jika memang dia mencintai kamu, dia akan menerima kamu apa adanya. Jika tidak, lepaskan. Jika memang jodoh, pasti akan kembali.

3. Bisakah kamu “membuka diri” untuk pasangan kamu?

Seseorang mungkin dapat mengatakan seribu kata cinta dan bersikap romantis kepada kamu, namun apa kamu dan pasangan kamu sudah siap untuk membuka diri dan membiarkan pasangan kamu mengetahui tentang ketakutan, pikiran, keinginan dan kekurangan masing-masing?

Jika kalian merasa tidak nyaman untuk melakukan hal tersebut, coba pertimbangkan lagi, apa benar kamu dan dia sudah siap untuk menikah? Coba tanya pada diri masing-masing, apa kamu atau dia yang belum siap untuk membuka diri atau malah kalian berdua sama-sama belum siap?

4. Intropeksi diri atau mencari kesalahan?

Coba telaah antara kamu dan pasangan kamu, apakah kalian bisa sama-sama intropeksi diri atau saling menyalahkan? Atau hanya satu pihak saja yang selalu intropeksi sementara yang lain menyalahkan?

Jika kalian dapat saling mengalah dan intropeksi diri setelah tahu kekurangan pasangan masing-masing, maka kalian sudah selangkah lebih dekat ke jenjang pernikahan.

5. Mengenal perbedaan pria dan wanita.

Pria dan wanita pada kodratnya berbeda. Pria lebih cenderung menggunakan logika dan wanita lebih menggunakan emosi. Meski di zaman yang edan ini, banyak sekali pria yang kewanita-wanitaan dan wanita yang kepria-priaan, namun percaya lah kodrat tersebut tidak dapat diubah.

Wanita tidak mudah untuk memberi cintanya, namun begitu dia mencintai seorang pria secara mendalam, maka logikanya seakan mati dan dia akan memikirkan kamu walau pun kamu punya banyak kekurangan.

Sedang pria, mudah untuk jatuh cinta, namun rasa cinta tersebut juga cepat hilang, terutama jika logikanya sudah tidak dapat menerima kekurangan pasangannya.

6. Mengenal bedanya penasaran, sayang, suka, cinta dan obsesi.

Ini adalah hal yang seringkali sulit dibedakan oleh seseorang yang sedang berada dalam panah asmara. Tidak jarang banyak hubungan yang berakhir tragis karena mereka sendiri tidak paham akan sejatinya perasaan mereka sendiri.

Kita bisa jadi penasaran pada seseorang, namun belum tentu menyayangi dan menyukainya, apalagi mencintainya. Banyak faktor yang bisa membuat kita penasaran, bisa karena kagum, tidak dihiraukan, atau karena dia memenuhi kriteria “pasangan ideal” secara fisik, sikap dan materi.

1. Mulai PDKT Dengan Perlahan Tapi Tepat

Maksudnya adalah jangan terlalu tergesa-gesa dalam mengambil tindakan. Kalau kamu ingin hasil yang lebih bagus, diperlukan strategi pemikiran yang cukup matang. Jadi kalau kita terlalu agresif orang yang kita incar akan merasa risih dan malah menjauh dari kamu.

2. Awali PDKT Dengan Candaan

Kebanyakan cewek biasanya tidak terlalu suka dengan cowok yang terlalu serius. Ajaklah sesekali dia bercanda dengan gurauan. Contohnya "andai kata kita jadian gimana?". Hal ini dimaksudkan agar dia tidak menganggap kamu hanya sebatas teman biasa. Jika kalian nantinya terlalu akrab dan dia menganggap kamu sebagai teman atau kakak saja, ini berarti penolakan secara halus.

Baca Selengkapnya

Sudah mendapatkan jodoh jangan di ganggu

Biodata Lengkap 

Nama Lengkap fika novia
Tanggal Lahir 11-11-1989
Alamat Lengkap Street Address: jln kemenya 1 ciganjur
Street Address Line 2: jakarta selatan
City: jakarta
State / Province: dki jakarta
Postal / Zip Code: 12520
Country: Indonesia
E-mail vikanofia01@gmail.com
Nomor Telfon 083891953396
Pekerjaan wiraswasta
Hobi jalan2
Tinggi Badan 157
Berat Badan 45 kg
Sosmed | Pin BB | WA | ETC 083891953396
Agama Islam
Status Janda / Single Parent
Kriteria Calon Soleh,penyabar&penyayang baik
Kata Promosi Diri Mencari yg penyabar&penyayang
Advertisement


EmoticonEmoticon